Hay friends, Dengerin lagu yuks
Hehehehe ..
Hay friends

Welcome to my blog
I am Indonesian people
Hopefully all useful
Thank you .




Minggu, 08 Agustus 2010

❤¸.•*¨*•♫♪ ۞ IBU ۞ ♪♫•*¨*•.¸¸❤


Ibu, bergenang airmataku
Terbayang wajahmu yang redup sayu
Kudusnya kasih yang engkau hamparkan
Bagaikan laut yang tak bertepian

Biarpun kepahitan telah engkau rasakan
Tidak pun kau merasa jemu
Mengasuh dan mendidik kami semua anakmu
Dari kecil hingga dewasa

Hidupmu kau korbankan
Biarpun dirimu telah terkorban
Tak dapat ku balasi
Akan semua ini
Semoga Tuhan membekati kehidupanmu ibu?

Ibu, kau ampunilah dosaku
Andainya pernah menghiris hatimu
Restumu yang amat aku harapkan

kAREna di situ letak syurgaku

Tabahnya melayani kenakalan anakmu
Mengajarku erti kesabaran
Kau bagai pelita di kala aku kegelapan
Menyuluh jalan kehidupan

Kasih sayangmu sungguh bernilai
Itulah harta yang kau berikan

Ibu, kau ampunilah dosaku
Andainya pernah menghiris hatimu
Restumu yang amat aku harapkan
Karena di situ letaknya syurgaku


Tabahnya melayani kenakalan anakmu
Mengajarku erti kesabaran
Kau bagai pelita di kala aku kegelapan
Menyuluh jalan kehidupan

Kasihanilah, Tuhan?
Ibu yang telah melahirkan diriku
Bagaikan kasih ibu sewaktu kecilku
Moga bahagia ibu di dunia dan di akhirat sana
Moga bahagia ibu di dunia dan di akhirat sana
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=450250381041
Read More --►

- Kepercayaan -


Selama ini, di dalam suatu hubungan, umumnya orang lebih sering menyalahkan orang lain apabila terjadi suatu kesalahan,
tanpa pernah mau melihat dirinya sendiri.

Kita harus mau mempelajari diri kita sendiri, "apakah pikiran kita telah terbelenggu ?"
atau "apakah kita belum berpikir 'secara melingkar' ?"
Mungkin saat itu kita terlalu mengedepankan salah satu dorongan suara hati, misalnya anda ingin menciptakan sesuatu, tetapi mungkin anda lupa dengan dengan konsep "pemikiran Esa", yaitu di samping mencipta kita pun harus berhitung dan bijaksana.
Tidak hanya satu sisi saja.

Karena itu, Allah menganjurkan agar kita selalu ber-ISTIGHFAR, yaitu suatu proses pengakuan bahwa kita belum sempurna dalam menyelaraskan 99 Asmaul Husna milik Allah.
Hal ini didukung pula oleh penulis buku laris "The Seven Habits of Highly Effective People" Stepen R. Covey sebagai berikut : "Jauh lebih baik bagi jiwa manusia untuk membiarkan orang lain menilai dirinya sendiri, daripada kita menilai orang lain. dan dalam banyak kepercayaan yang tinggi, hal ini jauh lebih akurat. Dalam banyak kasus, orang tahu dalam hati bagaimana sesungguhnya yang jauh lebih baik dibandingkan apa yang terjadi dan terlihat. Ketatajam penilaian sendiri-sendiri sering lebih akurat dibandingkan observasi dan pengukuran."

Namun pada kenyataannya, lebih banyak orang yang suka melemparkan suatu kesalahan kepada orang lain, meskipun ia tahu dan bisa merasakan bahwa sebenarnya dirinyalah yang bersalah.
Akibatnya hal ini akan menghambat kualitas hubungan antar manusia & lama-kelamaan kepercayaan yang dimiliki satu sama lain akan habis terkuras.

Ironisnya hal ini sering tidak kita sadari ...

- dari buku ESQ Emotional Spiritual Quotient -
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=450293626041
Read More --►

APA YANG MEMBUATMU BERHARGA..............❤ ❤ ❤


Kadang kita lupa merendahkan diri…mencoba merasuki dalamnya nurani kita, sebenarnya apa sih yang membuat kita hidup? Apa sih yang membuat hidup kita bermakna? dan apa sih yang membuat hidup kita begitu berharga?

Ada suatu percakapan seorang Bapak tua yang alim dengan anak kecil tercintanya :

Bapak : “Nak, Hewan apa yang kamu takuti?”
Anak : “Harimau ayah……

Bapak : “Kenapa engkau takut dengan harimau, wahai anakku?”
Anak : “Karena harimau punya cakar yang kuat dan taring yang tajam yang bisa membunuhku ayah”

Bapak : “Bagaimana dengan harimau MATI, masih takutkah engkau nak?”
Anak : “Ya tentu tidak lah yah….

Bapak : “Kenapa engkau tidak lagi takut nak?”
Anak : “Karena harimau sudah tidak punya ruh, tidak bernyawa yah….tidak lagi bisa mencakar atau pun menggigitku.

Bapak : “Nah, itulah nak gambaran manusia…. Manusia begitu disegani, dihargai dan dihormati karena ruhnya…karena jiwanya… Tumbuhkanlah jiwamu nak, siramilah rohanimu nak dengan senantiasa takut dan berserah mendekat kepadaNya, Insyaallah kita tetap menjadi mulia meskipun sudah tiada.

“Bagaimana Orang bisa hidup dengan jiwa yang mati….? Dia hanya lah laksana mayat hidup yang tidak berguna, yang hidup hanya karena atribut dan kelengkapannya”

“Karena atribut, jabatan, dan kekayaan adalah milikNya…sangat lah mudah bagiNya untuk mengambil kembali ataupun mempertukarkan kepada yang lain. Hidupkan lah jiwamu nak…. pupuk dan kembangkanlah rohanimu….

Semoga dari cerita di atas, bisa di ambil hikmahnya…:D

sumber :http://www.facebook.com/note.php?note_id=450320931041
Read More --►

۞We love you mom...۞


oleh : Ratih Septiana

Hari ini datang lagi, dan aku masih bersama kekosonganku ….
entah bagaimana aku harus mengatakan semua kesepian yang menyesakkan hatikku ini....
aku lihat langit masih membiru berhamparana luas dengan awan putih
bersamanya burung burug berlicauan menyanyi riang gembira...

hanya ikut tersenyum dalam diamku
melihat kasih itu mengelilingiku sekitarku...
sungguh ...bagaikan sayatan pisau tajam menusuk nusuk jantungku...., sakit.
Keceriaan dan kebersamaan itu tak bersamaku,
aku tidak mendapati hari ini, esok dan seterusnya...
hanya ada air mata ….
yah.. air mata yang selalu mengenangmu....

bunda....
aku merindukanmu.., bisakah kau merasakan di dalam tempat berbeda keberadaan kita???
aku iri untuk melihat mereka semua bisa bersandar dengan manja di pelukkan ibu mereka...
aku sendiri bunda, dengan kenangan indah atupun pahit kita bersama...

bunda...
sungguh tiada hal yang paling bisa aku syukuri, karena aku terlahir dari rahim wanita yang tegar seperti sosokmu.....
kau ajarkan aku tentang hitam dan putih warana kehidupan...
tentang berjalan di semak belukar dengan sistem pertahanan hati yang kuat, yakni kau ajarkan aku “kesabaran dan keikhlasan”...
kau ajarkan aku tentang derita dan bahagia....

bunda,
biarkan air mata membasahi wajahku...
jangan kau sedihkan itu dengan keberadaanku
restui aku di sini bunda, aku ingin menjadi wanita sepertimu
sosok perempuan yang egar, tegas, dan hangat dengan perhatianmu...
aku merindukanmu ...

bunda....
sungguh kau mulia dengan maharNYA...
wanita yang bijaksana dalam setiap langkah kehidupan
kasih yang ikhlas dan penuh dengan pengorbanan...
terimakasih bunda...,
terimakasih untuk segalanya …

ya Allah, ya Rabbana..,
jagalah ia dalam tidurnya...., dalam perisitirahatan panjangnya...
kasihilah dirinya seperti kasihnya yang tiada putus bagi kami sebagai aliran darahnya...
Amin...


http://www.facebook.com/note.php?note_id=450679276041
Read More --►

SURAT BUAT AYAH::::


Salam untuk ayah terkasih.

Tak terasa waktu terus bergulir, detik demi detik, menit menuju jam yang bergerak hingga tahun telah terlewati dengan banyak. Terlalu sering waktu kita terlewati tanpa kata dari hati, hanya sebatas sapa dari bibir yang terucap.

Engkau pahlawanku di waktu kecil, panutan hidup yang sempurna di mataku, yang bergeser ketika beranjak besar.

Masih tersimpan erat semua yang pernah terjadi, antara aku dan engkau. Satu kali aku pernah melihatmu tersenyum bahagia. Bangga melihatku menjadi yang terbaik diantara lainnya. Pernah pula aku melihatmu bersedih, karena luka yang kugoreskan di wajahmu.

Tahukah engkau? Aku mewarisi garis keras darimu! Berani menghadapi semua tantangan, tak pernah kalah oleh keadaan dan selalu ingin memberikan yang terbaik. Ternyata, itu juga yang membuat kita semakin jauh di masa lalu.

Dulu engkau marah kepadaku dan akupun marah kepadamu. Kita tak menemukan kesimpulan dari keinginan kita terhadapku. Engkau selalu menilai darimu, akupun menilai dariku. Dan itu membuat kita semakin jauh.

Kuakui, memang pernah melupakanmu, menafikkan kehadiranmu. Bukan karena aku membencimu atau melupakan semua yang pernah kau lakukan kepadaku. Tapi karena aku marah kepadamu!

Sudah kukatakan, aku mempunyai garis keras dalam tubuhku adalah warisan darimu. Semua yang kulakukan tak lebih dari sebuah usaha untuk meyakinkanmu bahwa aku mampu melakukannya. Berdiri diatas kaki sendiri! Tapi mungkin aku salah.

Aku selalu ingat kulitmu yang menghitam karenaku. Cucuran keringat untuk kebahagiaanku tak pernah kau hitung. Jujur aku malu kepadamu.

Yang tak pernah kulupa darimu adalah petuah tentang hidup yang kau ajarkan, “ Hiduplah seperti layaknya laki-laki! Lakukanlah kewajibanmu sepenuh hati “. Satu hal harus kau tahu, dulu, kini hingga nanti, engkau adalah pahlawan di hatiku!

Kita memang ditakdirkan untuk saling belajar. Kita pernah mengalami masa yang suram saat kehilangan orang yang sama-sama kita cintai, dalam nilai yang berbeda. Sebagai istri dan ibu.

Mungkin ini jalan yang ditunjukkan. Saat rasa kehilangan begitu besar, muncul sebuah harapan baru. Kita bisa memperbaiki semuanya, memulai dari nol, antara engkau dan aku.

Saat ini, aku ingin merubah semuanya. Atas semua sikap dan salahku. Untuk semua yang terlewati tanpa kata. Aku tahu kau selalu mencintaiku, tak pernah meminta apa-apa dariku, bahkan sebuah kata maaf sekalipun.

Aku tahu kau tak pernah meninggalkanku. Entah saat ku luka atau tersenyum. Dan aku juga tahu, kini kau setuju dengan pilihanku.

Dengan segala kerendahan hati, aku meminta maaf kepadamu, ayah…

http://www.facebook.com/note.php?note_id=450765856041
Read More --►

۞ANDAI TIADA ESOK LAGI UNTUKKU۞


Setiap kali bangun tidur dan membuka mata
Yang terucap adalah kalimah Syukur
Bahwa Allah masih mengizinkan kita kembali menatap fajar.
Merasai hembusan bayu pagi yang menyusup celah jendela,
dan menemui kembali apa yang kita semalam sebelum mata terpejam.
Semuanya masih seperti sediakala,
tidak ada yang berubah.

Kemudian melangkahlah dengan iringan doa di bibir
untuk meneruskan perjalanan kehidupan.
Dengan bimbingan-Nya-lah kita ini tidak melangkah
ke jalan yang salah.
Tak menjamah yang bukan hak, tak melihat yang dilarang,
tak menjamah yang tak halal, tak mendengar yang batil,
dan tak banyak melakukan sia-sia.
Karena setiap waktu yang dilewati pasti akan ditagih tanggungjawabnya.
Lantaran semua jalan yang dilalui akan diminta kesaksiannya
atas diri kita.
Dan, seluruh indera kita ini akan diminta berbicara tentang
apa-apa yang pernah tercipta.

Hari ini, masih ada yang terus lalai.
Masih ada juga lengah sehingga terus mencipta kesilapa.
Walau segunung kuliah pernah didengar,
mulut masih mengucap dusta,
telinga tetap tak mampu membendung irama-irama lalai,
dan masih saja ada perbuatan yang salah.
Sedangkan, paling kurang 5kali sehari lidah mengucap,
tangan ini itengadah,
dan mata menitikkan butir bening,
sekaligus memohon perlindungan dari Allah,
dijauhkan dari salah dan dosa.
Tetapi, masih juga langkah ini menuju arah yang sesat.

Setiap hari menangis,
setiap hari meminta keampunan,
tetapi setiap hari juga berbuat salah.
Hari ini mencipta dosa,
esok sibuk bersujud,
meluluhkan air mata,
menyusun kalimah doa,
menganyam permohonan semoga Allah menghapuskannya - Jangan bertangguh lagi.
Karena, entah sedetik kemudian kita ini tak lagi sempat memohon keampunan-Nya.
Lupakah kita bahwa waktu begitu cepat berlalu.
Lupakah kita bahwa menyesal di akhirat hanyalah kesia-siaan yang nyata?

Bagaimana jika hari esok tak pernah datang,
Padahal baru saja seharian ini kita berenang di lautan dosa,
belum sempat menghapus noda hari ini,kelmarin, sebulan yang lalu.
Bagaimana jika Allah tak berkenan membukakan mata kita
setelah sepanjang malam terlelap?
Bagaimana jika pertemuan dan keriangan bersama keluarga semalam adalah
yang terakhir kalinya buat kita.
Ketika esok harinya roh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad kita yang terbujur
kaku berselimut putih.

Bagaimana jika matahari esok terbit dari barat,
tak seperti biasanya dari timur?
Padahal hari ini kita langsung lupa menyebut nama-Nya.
Padahal hari ini, belum sempat mengunjungi satu persatu keluarga, kerabat
sahabat handai tolan, tetangga, dan orang-orang yang pernah tersakiti hatinya
oleh lidah dan tindakan kita.
Sudah terlalu lama tak mencium tangan orang tua mencari restu mereka,
walau tak terhitung salah diri.
Belum lagi sempat menderma, setelah derma kecil beberapa tahun lalu yang sering
kita banggakan.

Dan jika memang esok tak pernah datang,
sungguh malanglah diri kita ini,
benar-benar malang,
bila belum sempat mencuci dosa sepanjang hidup,
bila belum mendengar ungkapan maaf daripada orang-orang yang pernah kita zalimi,
bila belum sempat menyisihkan harta yang menjadi hak orang lain,
bila belum sempat meminta ampun atas segala salah dan silap yang tercipta.

Maka, saat pagi ini Allah masih mempeekenankan diri kita menikmati fajar,
mulakan hari dengan kalimah, "Terima kasih, wahai Maha Pemurah".

"SEANDAINYA MANUSIA ITU TAHU TENTANG AIBNYA SENDIRI
NISCAYA TIDAK ADA ORANG YANG MAU MENCELA AIB ORANG LAIN"
-Rabi' Bin Hutsam

Sesungguhnya banyak manusia yang takut kepada Allah
setelah melihat dosa-dosa yang dilakukan orang lain.
Tetapi sayangnya; mereka tidak merasa hal itu saat melihat dosa-dosa
yang dilakukan sendiri.

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
Siapa di antara kita yang kuat menahan malu,
andai kita tahu senarai kesalahan, kederhakaan, kemaksiatan,
dan pelanggaran yang telah kita lakukan?
Siapa di antara kita yang mampu menahan rasa hina tiada tara,
jika kita mengetahui catatan perilaku buruk yang sudah kita lakukan?
Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat. Tapi siapa yang kuat menahan
penyesalan akibat keburukan dan dosa yang kerap kita lakukan berulang-ulang?

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
mari perbaharui taubat, mari perbanyakkan istigfar,
dan mohon keampunan kepada Maha Pengampun.
Rasulullah S.A.W menggambarkan bahawa satu dosa itu seperti titik hitam di dalam hati.
Semakin banyak titik hitam di dalam hati, maka hati boleh menjadi hitam legam -- Tidak
lagi bercahaya. Cahaya tertutup oleh titik-titik hitam yang menjadikannya tidak mampu
lagi memandang dan menimbang kebenaran.

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
Segeralah melepaskan diri dari perbuatan dosa,
beristigfarlah, dan bertaubatlah dengan sebenar-benarnya taubat,
InsyaAlalh hati kita akan cemerlang seperti semula.
Tapi bila kita mengulangi perbuatan dosa, maka titik hitam itu akan
bertambah hitam hingga meliputi seluruh hatinya.

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
"KETAATAN IDENTIK DENGAN CAHAYA BATIN DAN KEKUATAN FISIK.
KEBAIKAN ITU MEMBERI CAHAYA DALAM HATI, MELAHIRKAN KEKUATAN
BAGI TUBUH, SERTA MEMPENGARUHI REZEKI".
- Hasan Al-Bashri

"SESEORANG DIHALANGI REZEKINYA KARENA DOSA YANG IA LAKUKAN"
- HR. Ibnu Majah

.
Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa :
"YA ALLAH, JADIKAN KEDUDUKAN BATINKU LEBIH BAIK DARIPADA
KEDUDUKAN LAHIRKU. YA ALLAH, AKU BERLINDUNG PADA-MU
DARI MENGANGGAP DIRIKU BESAR, TAPI ENGKAU MENGANGGAPKU KECIL
YA ALLAH, AKU BERLINDUNG DENGAN REDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU,
AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU"


http://www.facebook.com/note.php?note_id=450789056041
Read More --►

Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ♥Tolong Sampaikan pada Si dia♥Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ


Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya…
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya…
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa…
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa…
Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa…
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya…

Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah karena di situ ada syurga…
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapaknya karena di telapak itu syurganya…
Tolong ingatkan si dia, aku terpikat karena imannya bukan rupa…
Tolong ingatkan si dia, aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta…
Tolong ingatkan si dia aku kasihinya karena santunnya…
Tolong tegur si dia, bila dia mulai mengagungkan cinta manusia…

Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya…
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya…
Tolong sadarkan si dia, aku milik Yang Maha Esa…
Tolong sadarkan si dia, aku masih milik keluarga…
Tolong sadarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya…

Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana…
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta…
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya…
Tolong pesan padanya, aku tidak mau menjadi fitnah besar kepadanya…
Tolong pesan padanya, aku tak mau menjadi puncak kegagalannya…
Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya…
Tolong khabarkan pada si dia, aku tidak mau membuat dia terlena…

Tolong kabarkan pada si dia, aku mau dia berjaya dalam impian dan cita- citanya…
Tolong kabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku…
Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga…
Tolong sampaikan pada si dia, cinta karena Allah tidak ternilai harganya…
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa…
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri…
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia…

Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia…
Moga dia seekor lebah yang senantiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya…
Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…

09 Mei 2010 (RKI)
sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=132218173487653&id=139476769407523&ref=mf
Read More --►

●●30 Hari Mencari Cinta●●



Bismillah

Ramadhan…..
Rasanya tak cukup ku menyambut kedatanganmu…
Senyum ini pun tak terlalu manis untukmu..
Semangat ini pun kurang terpompa untuk membersamaimu…
Ilmu kepemahaman tentang mu belum juga memuaskan batinku…

30 hari rasanya terlalu berat untuk menemukan cintaNya untuk-ku
30 Hari, cukup menegangkan bagiku menunggu keputusanMu
Ingin kudapatkan cintaNya, setelah 30 hari kulewati bersamamu…
10 hari pertama tlah Kau buka untuk menggugurkan dosaku, syahru maghfiroh…
10 hari kedua tlah Kau buka untuk memberi pembelajaran & keberkahan hidup, syahru tarbiyah…
10 hari ketiga tlah Kau buka untuk menyeleksi pribadi terkuat diantara kami, syahru Jihadiyah…

Setelah kau datang, aku lupa engkau tamu teramat mulia..
Aku lupa, semangat 11 bulan kedepan ada didirimu…
Aku lupa, sajian ruhiyahku untukmu kurasa sangat tidak mengenakkan..
Aku lupa, 10 hari terlewati dalam kondisi “ payah” tapi kutak perbaikinya
Aku lupa, kubutuh kau hilangkan takutku hadapi 11 bulan kedepanku…
Aku lupa, impianku untuk menghidupkan malamku dengan tangisku


Robb, Jangan biarkan hatiku bebal dan mati
Robb, Aku ingin menangis lepas………….
Robb, Dan aku ingin menangis bebas ………..
Robb, Bukakan pintu hatiku agar dengan senyum kebahagiaan menyambut Ramadhan penuh berkah
Read More --►